Sholat Kamu Belum Khusyu’? Ini Dia Tips Ikhtiar Meraih Ke-khusyu’an dalam Sholat

Ilustrasi Gambar Orang yang Shalat dengan Khusyu' (Freepik.com - Almuhtada.org)

Almuhtada.org – Masih banyak diantara kita yang belum bisa khusyu’ ketika sedang sholat.

Sering kali pikiran kita melayang kemana-mana, teringat akan suatu hal yang sebelumnya tidak kita ingat sama sekali.

Misalnya saja, teringat dimana kita menaruh uang dan lain sebagainya. Pasti pernah, kan?

Akibatnya, tidak jarang kita lupa berapa jumlah rakaat yang sudah kita kerjakan. Astaghfirullahal’adziim.

Semoga Allah mengampuninya dan menunjukkan kita ke jalan yang lurus.

Perlu teman-teman ingat selalu bahwasanya shalat termasuk sarana ibadah paling utama.

Sholat ialah bentuk komunikasi antara manusia dengan Allah swt. sehingga kita sangat dianjurkan untuk khusyu dalam sholat.

Nah, sebenarnya khusyu itu yang bagaimana?

Khusyu adalah sikap rendah hati di hadapan Allah swt., zat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengawasi.

Khusyu adalah kepasrahan, kerendahan, rasa takut kepada Allah. Tempatnya ada di dalam hati. Oleh karenanya, orang yang hatinya khusyu’, anggota badannya juga turut khusyu’. Sebab hatilah yang menguasai seluruh anggota badan

Bagaimana cara agar kita bisa khusyu di dalam sholat?

Berikut adalah beberapa ikhtiar yang dapat kita lakukan supaya sholat kita bisa khusyu’.

Simak sampai habis, ya!

Ikhtiar yang pertama ialah dengan menggunakan kaidah likulli maqamin maqalun.

Maksudnya, di setiap gerakan dan bacaan sholat harus kita lakukan dengan penghayatan yang serius.

Baca Juga:  Peduli Anak: Mahasantri Pesantren Riset Al-Muhtada Melakukan Pengabdian di Rumpin Bangjo Semarang

Syekh Izzudin menjelaskan bahwa orang yang shalat diperintahkan untuk menghayati dan memahami makna bacaannya dalam sholat.

Apabila ia membaca ayat yang berisi tentang ancaman (bagi yang durhaka), maka akan muncul rasa takut kepada Allah. Sebaliknya, apabila ia membaca ayat yang berisi tentang janji pahala kebaikan (bagi yang taat), maka ia akan optimis mmendapatkannya.

Ikhtiar yang kedua ialah bersikap ihsan dalam shalat yaitu seolah-olah kita sedang melihat Allah dan apabila tidak bisa, kita harus yakin bahwa Allah sedang melihat kita sholat.

Ihsan dalam sholat bisa kita wujudkan dengan cara menjaga mata dan telinga dari awal sampai akhir sholat, sehingga kita bisa fokus dan menghadirkan hati dalam setiap gerakan dan bacaan sholat.

Ikhtiar yang ketiga ialah membaca ta’awudz dan Q.S. An-Naas sebelum shalat. Mengapa demikian? Karena pada ta’awudz dan Q.S. An-Naas berisi permohonan kepada Allah agar diberikan perlindungan dari segala bentuk kejahatan.

Ikhtiar yang keempat yaitu adanya tekad dan keinginan yang kuat.

Dalam hal ini, kita harus senantiasa berdoa agar sholat kita bisa khusyu’ selalu. Jangan lupa berdoa agar kita senantiasa diberikan kenikmatan dalam beribadah. Doa meminta agar sholat kita khusyu’ diantaranya ialah

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Artinya: Ya Allah, semoga Engkau memberi pertolongan kepada kami untuk bisa selalu ingat (zikir) kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.

Selain itu juga ada doa lain yaitu

Baca Juga:  Penerjuan Tim PPL Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin IAIN Salatiga di Pesantren Riset Al-Muhtada

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا الطُّمَأْنِيْنَةَ وَالْخُشُوْعَ اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا الخُشُوْعَ فِي صَلاَاتِنَا

Artinya: Ya Rabb, anugerahkanlah rasa ketenangan (tumakninah) dan khusyuk dalam shalat kami.

Khusyu’ memang tidak mudah dilakukan. Senantiasa berikhtiar agar sholat kita khusyu’ dan meningkat setiap harinya harus terus kita lakukan. [] Nihayatur Rif’ah

Editor : Moh. Aminudin

Related Posts

Latest Post